FANDOM


Manusia memiliki akal dan hati , dalam pandangan manusia keduanya dikatakan hidup bila manusianya hidup namun sungguh berbeda halnya dalam pandangan Allah . Akal dan hati dalam pandangan Allah dikatakan hidup bila :

   Akal dipergunakan untuk membaca dan mempelajari tanda - tanda kebesaran dan keagungan Allah yang terdapat pada semua makhluk
   Dengan memikirkan tanda - tanda kebesaran dan keagungan Allah maka akan berakibat tawadhu ' (  1. sifat rendah hati  terhadap manusia dengan mengakui bahwa dirinya adalah makhluk lemah yang menjadi kuat karena Allah telah memberi daya dan kekuatan , buktinya : manusia yang rajin olahraga dan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi kemudian oleh Allah diberi sakit maka manusia tersebut menjadi lemah lalu kemanakah kekuatannya bukankah sebelumnya kuat dan sehat ? , 2. sifat rendah diri dihadapan Allah dengan mengakui bahwa dirinya telah banyak melakukan perbuatan salah dan dosa sehingga berusaha untuk membersihkan diri dari dosa dan memperbaiki diri dalam perbuatan )
   Akal dipergunakan untuk membaca , mempelajari dan berusaha mengamalkan ayat - ayat yang terdapat dalam Al - Qur'an . Apabila akal tidak dipergunakan untuk mempelajari hal yang telah disebut berarti dapat dikatakan akal telah mati karena tidak dapat menerima kebenaran sebagai akibat dari dosa yang telah banyak dan tidak bersegera membersihkannya . Dosa dibedakan menjadi 2 yakni dosa kecil dan besar . Dosa besar dibedakan menjadi 2 : dosa besar yang tidak akan pernah dimaafkan dan dosa besar yang masih bisa dimaafkan . Adapun dosa besar yang tidak akan pernah dimaafkan adalah menyekutukan Allah dengan tuhan yang lain maksudnya disamping menyembah Allah masih menyembah tuhan lain sedangkan Allah tidak pernah punya sekutu , tidak pernah punya anak , tidak pernah punya istri dan Allah menciptakan sesuatu tiap saat serta mengatur makhluknya tanpa dibantu siapapun , dan Allah tidak pernah tidur dan tidak pernah lelah .
   Dalam pandangan Allah , hati dikatakan hidup apabila digunakan untuk mengingat Allah . Hati yang bersih adalah hati yang telah dihiasi / terbiasa berdzikir kepada Allah sehingga nur Allah menerangi hatinya , wujud / bukti hati yang bersih adalah tutur kata / ucapan yang baik dan menyenangkan , tingkah lakunya jauh dari perbuatan jelek dan dosa , wajahnya bercahaya bukan karena warna kulit atau hasil make up namun karena nur Allah yang terpancar . Jika ingin melihat Nur Allah maka lakukanlah perbandingan antara orang yang punya wudhu dan tidak punya wudhu maka akan diketahui aura cahaya yang berbeda . Ingatlah bahwa hati adalah panglima / komandan bagi seluruh anggota tubuh , jika hati ternodai dengan dosa maka akan kelihatan dari perbuatan dan ucapan yang kotor , jika hati bersih dari dosa walaupun tidak bersih seluruhnya karena tidak ada manusia yang bersih dari dosa maka akan terlihat dari perbuatan dan ucapan , Jika hati baik maka seluruh anggota tubuh menjadi baik dan bila hati tidak baik maka seluruh anggota tubuh menjadi tidak baik sama halnya dengan shalat : bila shalatnya baik maka baiklah seluruh amal ibadahnya namun sebaliknya bila shalatnya jelek maka jeleklah semua amal ibadahnya .

Perbedaan Akal - Hati Yang Hidup Dengan Mati

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Also on FANDOM

Random Wiki